Rekomendasi Wisata di Myanmar. 1. Danau Inle. Trip'n holidays. Obyek wisata paling indah yang ada di Myanmar salah satunya adalah Danau Inle. Banyak kegiatan yang bisa anda lakukan selama berwisata disini seperti menelusuri sungai menggunakan sampan kecil, mengunjungi Stupa-Stupa dan Biara.
Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi mengamankan mayoritas kursi di parlemen Myanmar sehingga dapat membentuk pemerintahan selanjutnya, menurut hasil pemilu terkini.
Ada Apa Dengan Rina (What's So Special About Rina) is a 2013 Bruneian comedy feature film produced by Regalblue Production.. The film is the second Bruneian feature film, after 1968 film called Gema Dari Menara.. Ada Apa Dengan Rina is in Brunei Malay, a dialect used by Bruneians every day. This is the first time such dialect being played on big cinema screens.
Polisi meresponsnya dengan senjata. Februari bergejolak di Myanmar. Awal tahun 2021 yang terasa sulit. Baca juga: Bentrok antara Milisi dan Militer Myanmar Pecah Lagi, 20 Orang Tewas. Apa yang sebenarnya terjadi di Myanmar? Seperti sempat diulas Kompas.com, pihak militer Myanmar mengumumkan keadaan darurat di negara itu selama setahun.
Naypyidaw, Rabu - Situasi di hampir semua kota di Myanmar sepi. Jalanan kosong dan pertokoan tutup. Jalanan di pusat komersial Yangon sebagian besar lengang sejak Rabu (1/2/2023) pagi. Jalan menuju Pagoda Shwedagon, salah satu kuil Buddha yang terkenal di Yangon, yang biasanya dipadati pengunjung, sepi. Transportasi umum, seperti bus kota
Myanmar adalah negara yang kaya dengan giok, batu permata, minyak bumi, gas alam, dan mineral lain. Ketimpangan pendapatan di Myanmar adalah salah satu yang terlebar di dunia, karena sebagian besar ekonomi dikuasai oleh sebagian orang yang disokong militer. [16]
Pada 1990-an, 200.000 orang Rohingya juga pergi dari Rakhine, Myanmar. Mereka kini tersebar di sejumlah negara lain sebagai pengungsi, seperti Bangladesh, Thailand, Filipina, Indonesia, dan India. Pada 2015 silam, BBC melaporkan salah satu alasan yang memicu warga Rohingya mengungsi adalah terkait pemberlakuan "Kartu Putih".
Myanmar telah berjuang untuk membangun demokrasi selama bertahun-tahun sekarang, dengan pemimpin populer Ann Sang Suu Kyi di garis depan perjuangan, bahkan berhasil menetapkan aturan dan melakukan pemungutan suara, mendapatkan sepotong penerimaan, secara internasional, hanya untuk semuanya yang akan datang. runtuh pada Februari 2021 dengan kudeta militer.
"Kami menegaskan tidak pernah melakukan ekspor industri pertahanan ke Myanmar pasca 1 Februari 2021, sejalan dengan Resolusi Majelis Umum PBB nomor 75/287 yang melarang suplai senjata ke Myanmar. Kami mendukung penuh resolusi PBB dalam upaya menghentikan kekerasan di Myanmar," demikian rilis Defend ID seperti yang diterima BenarNews pada
Retno menyebut para pemimpin ASEAN mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Indonesia untuk menyelesaikan konflik di Myanmar. "Kesimpulannya, tidak ada kemajuan yang signifikan dalam implementasi
tirto.id - Junta militer Myanmar mengambil alih kendali negara dalam kudeta pada Senin, 1 Februari 2021. Mereka menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis dengan menangkap Kanselir Aung San Suu Kyi, Presiden Myanmar Win Myint, dan beberapa tokoh senior Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) dalam sebuah penggerebekan dini hari.9phRR8.