A Sejarah Peristiwa Bandung Lautan Api. Mengenal sejarah Indonesia, salah satunya ada peristiwa Bandung Lautan Api. Peristiwa yang terjadi di tanah Pasundan itu berawal dari pertempuran antara para pemuda dan TKR melawan tentara Jepang pada bulan September dan Oktober 1945.Pada tanggal 9 Oktober 1945, pertempuran yang terjadi antara rakyat

JAKARTA, - Hari ini, 77 tahun yang lalu, api berkobar di seluruh Bandung. Si jago merah melahap rumah-rumah penduduk dan banyak bangunan vital, membumihanguskan sudut-sudut Kota Kembang. Sejarah kini mencatat peristiwa tersebut sebagai Bandung Lautan Api, jerih payah para pejuang mempertahankan kemerdekaan mula Peristiwa Bandung Lautan Api bermula dari datangnya tentara Sekutu yang dibonceng tentara NICA Belanda ke Bandung, Jawa Barat, 12 Oktober 1945. Saat itu, Indonesia baru 2 bulan memproklamirkan kemerdekaan sehingga kondisi pertahanan dan keamanan Tanah Air belum cukup stabil. Baca juga Merawat Kemerdekaan dan Menjaga Kedaulatan Negara di Udara Mengutip buku Bandung 1945-1946 2019 karya Egi Azwul Fikri, kedatangan Sekutu memicu kemarahan rakyat. Bagaimana tidak, Sekutu di bawah Brigade Mac Donald menuntut agar semua senjata di tangan penduduk Bandung yang sebelumnya dilucuti oleh para pemuda dari tentara Jepang diserahkan ke pihak Sekutu. Tentara Sekutu juga membangun markas di sejumlah hotel di sudut-sudut Kota Bandung. Rakyat pun dibuat naik pitam. Akhirnya, 21 November 1945 malam, Tentara Keamanan Rakyat TKR serta badan-badan perjuangan melancarkan serangan ke markas-markas Sekutu di Bandung Utara. Tak menyerah, tiga hari setelah serangan tersebut, Brigade Mac Donald mengultimatum rakyat agar mengosongkan Bandung Utara selambat-lambatnya pada 29 November 1945. Baca juga Cerita Pejuang Kemerdekaan di Garis Belakang, Terpaksa Curi Buah untuk Perbekalan Tentara hingga Tukar Beras dengan Senjata Jepang Sekutu juga membagi Kota Bandung menjadi dua wilayah, Bandung Utara untuk wilayah kekuasaan mereka dan Bandung Selatan buat pemerintah RI. Situasi kian memanas. Ultimatum itu dijawab pasukan Indonesia dengan mendirikan pos-pos gerilya di berbagai titik. Selama bulan Desember terjadi beberapa pertempuran di berbagai tempat, antara lain Cihaurgeulis, Sukajadi, Pasir Kaliki, dan awal tahun 1946, pertempuran berkobar semakin sporadis. Kemarahan rakyat kian memuncak sehingga Tentara Republik Indonesia TRI, TNI saat itu, menjalankan operasi pembumihangusan Bandung. Baca juga Saat Presiden Soekarno Menutup Kuping Dengar Musik Ngak Ngik Ngok... Bandung Lautan Api Operasi pembumihangusan Bandung diputuskan setelah melalui pembahasan yang panjang. Dilansir dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sekutu yang semakin terdesak oleh perlawanan rakyat mencoba mendekati petinggi pemerintahan RI. Pada 23 Maret 1946, mereka mengultimatum Perdana Menteri Syahrir agar selambat-lambatnya pukul WIB tanggal 24 Maret 1946 pasukan Indonesia meninggalkan Bandung Selatan sejauh 10-11 kilometer dari pusat kota. Pemerintah RI menolak ultimatum tersebut. Mustahil memindahkan ribuan pasukan dalam waktu singkat. Perwakilan aparat Tanah Air sempat melakukan negosiasi dengan Sekutu agar batas ultimatum ditunda, namun Sekutu menolak. Akhirnya, melalui musyawarah Madjelis Persatoean Perdjoangan Priangan MP3, TRI, aparat pemerintahan, dan para pemimpin laskar perjuangan sepakat untuk membumihanguskan Bandung sebelum meninggalkan kota tersebut. Benar saja, 24 Maret 1946 pukul WIB, operasi dimulai. Gedung pertama yang diledakkan ialah Bank Rakyat. Disusul dengan pembakaran sejumlah wilayah seperti Banceuy, Cicadas, Braga, dan Tegalega. Anggota TRI juga membakar asrama-asrama mereka. Baca juga Kilas Balik Mundurnya Presiden Soeharto, 21 Mei 1998 Pembakaran itu digerakkan oleh penduduk dalam waktu 7 jam. Setelahnya, mereka beramai-ramai meninggalkan Bandung yang memerah dilalap api. Bandung pun luluh lantak bersisa puing dan abu. Akibatnya, Kota Kembang tak bisa dipakai oleh Sekutu sebagai markas militer. Pertempuran, pengosongan, dan pembumihangusan Bandung menjadi sejarah besar. Penduduk Bandung terpaksa meninggalkan rumah, harta, dan tempat mereka bernaung demi mempertahankan kemerdekaan Tanah Air. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Keputusanuntuk membumihanguskan Bandung diambil melalui musyawarah Madjeli s Persatoean Perdjoangan Priangan (MP3) Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di kota Bandung, provinsi Jawa Barat, Indonesia pada 24 Maret 1946. Dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar rumah mereka LatarBelakang Bandung Lautan Api Peristiwa Bandung Lautan Api ini dilatarbelakangi oleh banyak hal, yaitu: Brigade Mac Donald atau sekutu menuntut para masyarakat Bandung agar menyerahkan seluruh senjata dari hasil pelucutan jepang kepada pihak sekutu.Sekutu mengeluarkan ultimatum yang berisi memerintahkan agar kota Bandung bagian utara dikosongkan dari masyarakat Indonesia paling lambat Diaberpendapat, "Mari kita bikin Bandung Selatan menjadi lautan api." Yang dia sebut lautan api, tetapi sebenarnya lautan air" A.H Nasution, 1 Mei 1997 Istilah Bandung Lautan Api muncul pula di harian Suara Merdeka tanggal 26 Maret 1946. Seorang wartawan muda saat itu, yaitu Atje Bastaman, menyaksikan pemandangan pembakaran Bandung dari RPgm.
  • thqgz8750r.pages.dev/158
  • thqgz8750r.pages.dev/2
  • thqgz8750r.pages.dev/397
  • thqgz8750r.pages.dev/453
  • thqgz8750r.pages.dev/797
  • thqgz8750r.pages.dev/392
  • thqgz8750r.pages.dev/225
  • thqgz8750r.pages.dev/53
  • bandung lautan api mp3