dalamnovel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka dan Singgasana Tak Dalam perspektif ini, Anderson (2001 ) sastra sebagai unsur budaya kontemporer yang dapat dijadikan sebagai sebuah refleksi awal memahami dan memaknai perjalanan kebudayaan suatu bangsa. Dengan demikian karya sastra bertugas merumuskan realitas sosial.
Terdapatnilai-nilai pendidikan dalam unsur instrinsik sastra. Hamka mendesain novel ini dengan penuh kewarna-warnian nilai pendidikan. Nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya HAMKA adalah Nilai pendidikan Agama yakni selalu mengingat Tuhan dalam keadaan apapun.
INTISARITesis yang berjudul "Ideologeme Novel Tenggelamnya Kapal van der Wijck Karya Hamka Kajian Intertekstual Kristeva" ini didasarkan atas asumsi, bahwa karya yang lahir tidak dianggap sebagai pengaruh pengarang atas pengarang yang lain atau pengaruh sumber karya yang dibaca. Akan tetapi, dalam sebuah teks tersebut terdapat potongan-potongan teks yang berasimilasi satu dengan yang lainnya.
Fromthe results of the design of the concept art in the 2D animated film novel adaptation of Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck novel, it was concluded that the design of this concept art was to design characters, properties, environments that matched the storyline and the setting of Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck novel without reducing one of
k6DMTR.