Wednesday, April 22, 2020 Edit Sedimen adalah setiap partikel yang dapat ditransport oleh aliran fluida yang kemudian diendapkan sebagai sedimen. Pada umumnya, sedimen diangkut dan dipindahkan oleh air proses fluvial, oleh angin proses aeolian dan oleh es glacier. Endapan pasir pantai dan endapan pada saluran sungai adalah contoh-contoh dari pengangkutan dan pengendapan fluvial, meskipun sedimen dapat juga mengendap pada aliran yang sangat lambat atau pada air yang relatif diam seperti di danau atau di lautan. Endapan āsand dunesā dan endapan āloessā yang terdapat di gurun merupakan contoh dari pengangkutan dan pengendapan yang disebabkan oleh proses angin, sedangkan endapan āmoraineā yang terdapat di daerah yang beriklim dingin merupakan contoh dari pengangkutan dan pengendapan proses gletser. Batuan sedimen merupakan sebuah batuan yang terbentuk karena adanya suatu proses pembatuan atau litifikasi dari hasil proses pelapukan dan erosi yang kemudian terbawa dan diendapkan. Batuan sedimen ini terbentuk dari batuan beku atau zat padat yang mengalami suatu erosi di tempat tertentu kemudian mengendap dan menjadi keras. Batuan sedimen ini biasanya berlapis-lapis secara mendatar. Menurut Tucker 1991 bahwa 70% batuan yang terdapat di seluruh permukaan bumi ini adalah jenis dari batuan sedimen. Namun batuan itu hanya sebesat 2% dari volume seluruh kerak bumi. Hal ini menandakan bahwa batuan sedimen yang tersebar dengan sangat luas di permukaan bumi, namun ketebalannya hanya relatif tipis. Kerak bumi memang tersusun atas berbagai macam material, tidak hanya batuan saja namun juga lapisan- lapisan tanah, pasir, dan juga yang lainnya. Dan batuan ini juga termasuk elemen yang menyusun komposisi kerak bumi . BATUAN SEDIMEN KLASTIK Kata klastikā merupakan bahasa Yunani yang mempunyai arti jatuhā. Menurut Pettjohn 1975, batuan sedimen klastik adalah batuan sedimen yang terbentuk dari pengendapan kembali detritus atau pecahan batuan asal yang berupa batuan metamorf, batuan beku, atau batuan sedimen itu sendiri. Pengertian lain dari batuan sedimen klastik adalah jenis batuan sedimen batuan endapan yang dihasilkan dari proses sedimentasi batuan beku atau material padat lain yang mengalami pelapukan mekanik. Batuan sedimen klastik juga dapat diartikan sebagai batuan yang diperoleh dari perubahan ukuran atau hancurnya batu besar menjadi batu kecil secara mekanik sehingga sifat kimiawi batu tersebut masih sama dengan batuan asalnya. Untuk memahami hal tersebut, dapat diambil contoh pelapukan batuan gunung. Batu gunung yang berukuran besar hancur karena proses pelapukan batuan. Hasil pelapukan tersebut adalah batu- batuan kecil yang kemudian terbawa oleh aliran air sehingga mengendap di sungai sebagai batu pasir. BATUAN SEDIMEN NON KLASTIK Batuan sedimen non-klastik adalah batuan sedimen yang terbentuk dari proses kimiawi, seperti batu halit yang berasal dari hasil evaporasi dan batuan rijang sebagai proses kimiawi. Batuan sedimen non-klastik dapat juga terbentuk sebagai hasil proses organik, seperti batugamping terumbu yang berasal dari organisme yang telah mati atau batubara yang berasal dari sisa tumbuhan yang terubah. Batuan ini terbentuk sebagai proses kimiawi, yaitu material kimiawi yang larut dalam air terutamanya air laut. Material ini terendapkan karena proses kimiawi seperti proses penguapan membentuk kristal garam, atau dengan bantuan proses biologi seperti membesarnya cangkang oleh organisme yang mengambil bahan kimia yang ada dalam air. Dalam keadaan tertentu, proses yang terlibat sangat kompleks, dan sukar untuk dibedakan antara bahan yang terbentuk hasil proses kimia, atau proses biologi yang juga melibatkan proses kimia secara tak langsung. Jadi lebih sesuai dari kedua-dua jenis sedimen ini dimasukan dalam satu kelas yang sama, yaitu sedimen endapan kimiawi / biokimia. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah sedimen evaporit evaporites, karbonat carbonates, batugamping dan dolomit limestones and dolostone, serta batuan bersilika siliceous rocks, rijang chert.
Batuansedimen non klastik merupakan batuan sedimen yang terbentuk sebagai hasil penguapan suatu larutan atau pengendapan material di tempat itu juga (terbentuk secara insitu) Batuan sedimen silisiklastik (berasal dari gabungan kata " silici" ( silikat) dan " clast" (klastika atau hancuran).
Bagikan Ukuran partikel sedimen merupakan salah satu faktor terpenting dalam klasifikasi batuan sedimen, khususnya sedimen klastik. Skala Wentworth adalah sebuah skala yang dalam geologi digunakan untuk mengklasifikasikan sedimen berdasarkan ukuran partikelnya. Skala Wentworth pertama diperkenalkan oleh pada tahun 1922 oleh Chester K. Wentworth.
Batuansedimen non klastik adalah batuan sedimen yang terbentuk dari reaksi kimia atau hasil kegiatan organisme, dan tidak mengalami proses transportasi, sehingga pengendapan nya secara insitu. Batuan sedimen nonklastik disebut monomineralik karbonat artinya hanya memiliki 1 kandungan mineral.
Batuansedimen dengan tekstur klastik adalah batuan yang dibentuk dari penghancuran batuan lain. Pecahan tersebut kemudian dibawa menuju tempat lain dan terdeposisi (terbiasa dengan lingkungan) sampai pada tahan diagenesa. Sedangkan batuan sedimen bertekstur non-klastik yaitu masuk dalam batuan sedimen kimiawi dan organik. Jenis Batuan Sedimen
BATUANPIROKLASTIK. Piroklastik (berasal dari bahasa Yunani, ĻῦĻ/piro, berarti api, dan κλαĻĻĻĻ/klastik, yang berarti rusak) adalah bebatuan klastik yang terbentuk dari material vulkanik. Ketika material vulkanik dikirim dan diolah kembali melalui proses mekanik, seperti dengan air atau angin, bebatuan tersebut disebut vulkaniklastik.
Batuansedimen non - klastik adalah evaporit (seperti garam dan gipsum) atau endapan seperti kalsium karbonat (beberapa jenis batugamping, dan travertine). Non klastik biasanya batuan karbonat, terutama terdiri dari kalsium karbonat, adalah cangkang organisme lain. Begitu juga orang bertanya, apa itu batuan sedimen non klastik?
Batuansedimen diklasifikasi menjadi tiga kategori yaitu : 1. batuan sedimen klastik, yang berasal dari fragmen-fragmen batuan sebelumnya. 2. batuan sedimen kimiawi atau dikenal juga dengan batuan sedimen evaporit, yang terbentuk biasanya di laut atau di danau dari presipitasi bahan mineral yang terlarut.
98% batuan extrusive adalah batuan basalt. February 14, 2004 Drwzwy 2004 ⢠batuan intrusive/rejahan (terbentuk dalam bumi) ⢠terdapat 2 jenis batuan sedimen:--- (1) batuan klastik (clastic) - (2) batuan bukan-klastik (non-clastic) ⢠batuan klastik terbahagi kepada 3:--ā¢(a) rudaceous/berudit; berbutir kasar -- eg.
Batuansediment yang tegolong sediment klastik ini mempunyai sifat yang koheren, pada umumnya warna bervariasi tergantung kepada penyusunannya. Lapisan seragam batuan non klastis menunjukkan aliran seragam dari larutan yang menghasilkan partikel kristal dengan ukuran tunggal. 2. Lapisan Berbulir Breksi adalah batuan sedimen yang
GxaK. thqgz8750r.pages.dev/530thqgz8750r.pages.dev/822thqgz8750r.pages.dev/529thqgz8750r.pages.dev/696thqgz8750r.pages.dev/754thqgz8750r.pages.dev/654thqgz8750r.pages.dev/53thqgz8750r.pages.dev/963
batuan sedimen non klastik adalah